Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini gelombang tinggi di sejumlah perairan pada Jumat, 12 Juni 2020. Gelombang tinggi 2.5 4 meter terjadi di sejumlah perairan Indonesia. Di antaranya Perairan Pulau Simeulue Meulaboh,Perairan Barat Kepulauan Nias dan Kepulauan Mentawai,Perairan Bengkulu dan Pulau Enggano hinggaPerairan Barat Lampung.

Dilansir dari laman resmi , terdapat pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya dari Tenggara Barat Daya dengan kecepatan 3 20 knot. Sementara di wilayah selatan Indonesia dari Timur Selatan dengan kecepatan 3 25 Knot. Selanjutnya, kecepatan angin tertinggi terpantau di Laut Banda bagian selatan dan Laut Arafuru bagian timur.

1. Selat Karimata 2. Perairan Selatan Kalimantan 3. Laut Jawa

4. Perairan Kep.Wakatobi 5. Laut Flores 6. Laut Sawu

7. Selat Ombai 8. Perairan P.Sabu dan P.Rote 9. Laut Timor

10. Perairan Selatan Kep.Sula 11. Perairan Selatan P.Buru dan P.Seram 12. Laut Banda

13. Perairan Kep.Sermata – Leti 14. Perairan Kep.Babar – Tanimbar 15. Perairan Kep.Kai – Aru

16. Laut Aru 17. Perairan Barat Yos Sudarso 18. Laut Arafura

1. Perairan Sabang – Banda Aceh 2. Perairan P.Simeulue Meulaboh 3. Perairan Barat Kep.Nias dan Kep.Mentawai

4. Perairan Bengkulu dan P.Enggano 5. Perairan Barat Lampung 6. Samudera Hindia Barat Sumatera

7. Selat Sunda bagian Selatan 8. Perairan Selatan P.Jawa hingga Selatan NTB 9. Samudera Hindia Selatan P.Jawa hingga Selatan NTB

10. Perairan Selatan P.Sumba Untuk itu diimbau untuk memperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran, seperti: Perahu Nelayan (Kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 m)

Kapal tongkang (Kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 m) Kapal Ferry (Kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 m) Kapal Ukuran Besar seperti Kapal Kargo/Kapal Pesiar (Kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 m).

Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisisr sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada.