Seorang suami tega menjual istrinya untuk diberikan kepada pria hidung belang. Bukan hanya sekali, pria asal Gresik, Jawa Timur ini sudah menjual sang istri ke sejumlah pria hidung belang yang jadi pelangganya. Sang suami pun sudah mematok tarif kepada pria hidung belang yang ingin berkencan dengan istrinya diatas ranjang.

Tarif yang dipatok dari mulai Rp 300.000 hingga 900.000 sekali kencan. Pria berinisial S Wringinanom, Gresik, Jawa Timur ini pun harus berurusan dengan polisi setelah kedoknya terbongkar. Padahal, wanita yang dijajakannya untuk menjadi pemuas nafsu pria hidung belang tersebut adalah istri sahnya sendiri.

Tersangka S ditangkap anggota Polrestabes Surabaya di sebuah hotel di Jalan Karangpilang, Surabaya, Selasa (16/6/2020) lalu. Saat ditangkap S tengah bersama istrinya dan seorang pria di sebuah kamar hotel. Ia tak melawan dan mengakui telah menjual istrinya.

Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak Satreskrim Polrestabes Surabaya Iptu Harun menjelaskan, awalnya polisi mendapatkan informasi dari masyarakat. "Kami lakukan penyelidikan. Informasi awal dari sebuah akun media sosial Twitter," kata dia.

Menurutnya, S memasang tarif beragam kepada pria yang hendak mengencani istrinya di kamar hotel. Tarif yang dipasang mulai Rp 300.000,00 hingga Rp 900.000 bagi pria yang mengencani istrinya. Rupanya, S memang tak hanya menjual istrinya di kawasan Gresik, namun juga melayani pelanggan di luar kota.

"Tersangka juga kerap terima panggilan di luar kota seperti Surabaya dan Tretes (Pasuruan)," ujar dia. Seusai ditangkap polisi, S mengakui telah menjual istri sahnya untuk menjadi pemuas nafsu pria hidung belang. Berkilah, jika ia sulit mencari kerja saat pandemi Covid 19.

Sehingga, ia nekat menjual sang istri kepada pria hidung belang. Menurutnya, uang yang ia dapat digunakannya untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari hari. Pria pengangguran asal Wringinanom, Gresik, Jawa Timur kesulitan mencari pekerjaan sehingga tak memiliki pemasukan.

"Tidak kerja lama. Apalagi pas Covid 19 ini. Butuh uang," kata dia. Kemudian tega menjual istrinya. Uang yang didapatnya itu digunakan untuk mencukupi kebutuhan sehari hari.

"Saya terpaksa (menjual istri) buat makan," tutur S. Tersangka S yang nekat menjual istrinya sendiri saat ini mendekam di tahanan Mapolrestabes Surabaya. Ia pun terancam dijerat pasal perdagangan orang lantaran menjual istrinya sendiri untuk menjadi pemuas nafsu pria hidung belang.

Ia diancam menggunakan Pasal 2 Undang Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang dan 296 KUHP, dan atau 506 KUHP. "Tersangka juga kerap terima panggilan di luar kota seperti Surabaya dan Tretes (Pasuruan)," ujar Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak Satreskrim Polrestabes Surabaya Iptu Harun.