Penyerangan ke Polsek Ciracas Jakarta Timur terekam kamera pengawas CCTV. Dari kamera tersebut terlihat detik detik terjadinya penyerangan. Rekaman CCTV berdurasi 15 detik yang diperoleh Kompas TV, tampak sejumlah pelaku membawa balok kayu, senjata tajam, hingga senjata api, melakukan aksi penyerangan pada dini hari tadi, Sabtu (28/8/2020).

Bahkan seorang pelaku yang membawa senjata api sempat mengacungkan senjatanya kepada petugas kepolisian yang berada di dalam Polsek Ciracas Jakarta Timur. Sementara petugas kepolisian tidak bisa berbuat apa apa ketika sekelompok massa tersebut melanjutkan aksi kekerasannya hingga pembakaran di lingkungan markas kepolisian tersebut. Polsek Ciracas, Jakarta Timur, diserang sekelompok orang tak dikenal pada pukul 02.00 WIB dini hari tadi. Sekelompok orang tersebut juga melakukan pembakaran.

Penyerangan dan aksi pembakaran tersebut dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, Sabtu (29/8/2020). "Ini memang kejadian tadi malam. Ada sekelompok orang tak dikenal yang berupaya merusak dengan menyerang Polsek Ciracas," kata Yusri, Sabtu (29/8/2020). Menurut Yusri, aksi pembakaran dilakukan kelompok tersebut terhadap kendaraan yang terparkir di halaman Mapolsek Ciracas.

Kini pihak kepolisian sedang melakukan olah TKP penyerangan Polsek Ciracas. Sementara aksi pembakaran telah ditangani oleh Damkar agar tidak merembet ke bangunan Mapolsek Ciracas. Kendaraan yang dibakar tersebut telah dipadamkan pada pagi tadi.

Sejauh ini belum bisa dipastikan kelompok orang tak dikenal yang melakukan aksi penyerangan dan pembakaran ini. Kesaksian Seorang Pengendara yang Melintas Macet tak biasa dilalui Asep (bukan nama sebenarnya) saat melintas di Jalan Raya Bogor, dini hari tadi sekira Pukul 01.00 WIB.

Tak biasanya, di waktu dini hari arus lalu lintas macet total. Kemacetan sudah dirasakannya dari turun Flyover Pasar Rebo arah ke Depok, Jawa Barat. Dengan rasa penasaran apa yang membuat kemacetan, dari kejauhan dia melihat ada kerumunan orang yang berdiri menutup jalan. Tepatnya di depan kantor Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) di Jalan Raya Bogor KM 24.

Kata Asep, kerumunan orang itu yang berbadan tegap dan juga sepenglihatannya membawa senjata tajam berteriak agar pengendara memutar balik. "Mereka nutup satu jalan yang ke arah Depok itu. Bawa senjata juga yang nutup jalannya. Sempat ada yang mau nerobos tapi akhirnya enggak jadi karena dihadang," kata dia ditemui di sekitar Polsek Ciracas, Sabtu (29/8/2020). Lantaran tak mungkin terus melaju, Asep yang tertahan sekira 15 menit akhirnya memutuskan memutar balik kembali ke arah Cijantung.

Namun, dia menyebut saat itu ada gerombolan motor Yamaha RX King yang bergerak di belakangnya. Ketakutan mengira dirinya diikuti, Asep akhirnya berinisiatif berbelok ke arah Mako Kopassus, Cijantung. "Akhirnya saya masuk ke Kopassus muterin dulu disana dan keluar di daerah Caglak Jalan TB Simatupang dekat Condet," kata Asep.

Setelah keluar di Jalan TB Simatubang, Asep kembali melintas di Jalan Raya Bogor bermaksud pulang kembali ke arah Cililitan, Jakarta Timur. Namun, lagi lagi perjalanannya terhenti karena jalan ditutup hingga akhirnya dia mengikuti pengendara di depannya untuk melewati jalan kampung di samping aliran kali sisi Jalan Raya Bogor. Dan saat melintas di seberang Polsek Ciracas, dia meliht kondisi di halaman polsek sudah dalam kondisi terbakar.

"Sekitar jam 2 WIB saya lewat itu udah kebakar. Saya enggak lihat yang di dalam ada siapa aja karena saya takut jadinya cuma lewat aja langsung pulang," ujarnya. Belakangan, Asep mendapat kabar bahwa di Jalan Raya Bogor tak jauh dari Polsek Pasar Rebo juga ada mobil yang dirusak oleh massa tak dikenal. Hal itulah yang membuat perjalanannya menuju Depok terhalang dan diminta putar balik.

"Katanya di dekat Polsek Pasar Rebo juga ada mobil Ayla dirusak massa," kata dia. Diberitakan sebelumnya, Kantor Kepolisian Sektor Ciracas, Kramat Jati, Jakarta Timur diserang sejumlah orang tak dikenal pada Sabtu (29/8/2020) dini hari. Sekira pukul 01.45 WIB, ratusan orang tak dikenal menyerbu Polsek Ciracas.

Dengan menggunakan kendaraan roda dua, puluhan orang tak dikenal ini melakukan sweeping di sekitaran lokasi dan sempat membuat sepanjang Jalan Raya Bogor ditutup sementara pada dini hari tadi. Akibat kejadian ini, dua mobil dinas dan satu bus kepolisian yang terparkir di kantor halaman Polsek Ciracas terbakar. Sementara itu, ditemui di Makodam Jaya Jakarta Timur, Dandim 0505/JT Rahyanto Edy mengungkapkan belum diketahui secara pasti motif dari kejadian tersebut.

Pihak TNI dan Polri berkordinasi untuk mendalami kasus ini. "Sesuai arahan panglima masih kita dalami karena terkait dengan pengrusakan satuan polsek apa motifnya. Karena selama ini gak ada hal yang menonjol sebelumnya," kata dia, Sabtu (29/8/2020). "Terus tau tau muncul masalah ini. Nah ini, kerjasama dari kita dan dari Polri untuk mendalami masalah ini," tuturnya.

Menurut Rahyanto belum diketahui secara pasti motif dan pelaku dari kejadian ini. Namun, sekitar pukul 00.30 WIB massa yang ada dari arah Cibubur bergerak menuju Polsek Ciracas. "Disepanjang jalan ada melakukan beberapa hal yang anarkis dan titik puncaknya menyerang Polsek Ciracas," tuturnya.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Yusri Yunus menyebutkan ada dua orang anggota mengalami luka akibat kejadian ini. Keduanya merupakan anggota Sabhara dan Pengamanan Objek Vital (PAM Obvit) dan sudah menjalani perawatan di RS Polri, Jakarta Timur. Namun, Yusri menjelaskan, keduanya tidak diserang di dalam Mapolsek Ciracas.

"Di jalan ya, bukan di sini (Mapolsek Ciracas). Mungkin berpapasan dengan kelompok ini saat patroli, kemudian dianiaya," ujar Yusri saat dikonfirmasi, Sabtu (29/8/2020).