Memasuki fase new normal , masyarakat tetap perlu memelihara kesehatan tubuh dengan makan makanan bergizi seimbang yang dibarengi istirahat teratur, serta mengonsumsi suplemen tambahan bila perlu. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) pun menganjurkan karena sifatnya yang baik untuk daya tahan tubuh. Perusahaan jamu nasional, PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (Sido Muncul) merilis inovasi terbarunya untuk memelihara kesehatan masyarakat Indonesia, yakni suplemen yang bersifat alkali bernama Kapsul JSH.

Direktur PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) Irwan Hidayat mempraktikkan cara sederhana membedakan karbon aktif dengan karbon yang terkandung dalam Kapsul JSH, di kantor Sido Muncul, Jalan Cipete Raya, Jakarta Selatan, Sabtu (27/6/2020). “Tujuannya membuat produk untuk orang sehat supaya tetap sehat. Salah satu idenya adalah mengembangkan produk untuk detox atau menghilangkan racun dalam tubuh, ungkap Irwan di kantor Sido Muncul, Jalan Cipete Raya, Jakarta Selatan, Sabtu (27/6/2020). Irwan mengatakan, ide nama JSH datang dari Komisaris Utama Sidomuncul, Jonatha Sofjan Hidajat. “Yang menemukan bahan untuk Kapsul JSH ini juga dari Sofjan Hidajat. Oleh karena itu kami daftarkan ke BPOM dengan nama Kapsul JSH.”

Salah satu inovasi dalam Kapsul JSH adalah kandungan alkali dengan PH tinggi. “Ide nya adalah produk yang alkali, PH nya tinggi. Karena produk alkali dengan PH tinggi sangat baik untuk kesehatan. Makanan yang mengandung alkali dianjurkan untuk usia lanjut, penderita kanker atau mereka sering terganggu kesehatannya,” sambung Irwan. Produk Kapsul JSH sendiri adalah produk alkali dengan kandungan 100 mg extract charcoal pada setiap kapsulnya.

Olahan berbahan dasar tanaman herbal ini juga punya PH tinggi, dengan kadar PH 11 PH 13, sehingga dapat membuat tubuh menjadi alkali. Kandungan alkali yang seimbang dalam tubuh dianjurkan untuk usia lanjut, penderita kanker, atau mereka sering terganggu kesehatannya. Selain itu, juga baik untuk detoksifikasi atau pembuangan racun dalam tubuh. Irwan juga menegaskan bahwa Kapsul JSH mereka bukanlah karbon aktif, tetapi karbon yang sudah diproses sedemikian rupa.

"Kapsul JSH bukan karbon aktif, seperti berita yang beredar. Tapi karbon yang telah melalui proses lebih lanjut, sehingga aman untuk diminum jangka panjang," sambung Irwan Dalam kesempatan tersebut, Irwan mempraktikkan bagaimana cara sederhana membedakan antara karbon aktif dengan karbon yang terkandung dalam Kapsul JSH. Dengan melarutkan kedua kandungan pada masing masing gelas berisi air dan hasilnya, kapsul yang mengandung karbon aktif tidak larut di air. Sedangkan Kapsul JSH larut dalam air. "R&D kami berhasil melakukan proses dari bahan charcoal menjadi produk alkali atau PH nya tinggi. Sekali lagi Kapsul JSH bukan karbon aktif murni sehingga Kapsul JSH larut di air,” tegasnya.

Irwan juga memberi penjelasan soal Kapsul JSH yang sempat diklaim masyarakat dapat menyembuhkan virus Corona. Menurut Irwan, klaim tersebut tidak datang dari pihak Sido Muncul, melainkan dari testimoni atau berdasarkan pengalaman masyarakat dan pasien. “Tiga bulan yang lalu, ada teman yang positif Covid 19, minum Kapsul JSH dan sembuh. Berita tersebut menyebar, sehingga banyak yang minta Kapsul JSH dan testimoni mereka, sembuh setelah minum Kapsul JSH,” cerita Irwan. Bahkan, karena viralnya testimoni pasien tersebut, Kapsul JSh ini dikirim ke Pemerintah Kota Semarang untuk dikonsumsi rutin oleh para pasien Covid 19. Hasilnya, 40 dari 45 pasien ODP yang dikarantina di Wisma Wali Kota, hasil tes Corona menjadi negatif.

Oleh karena itu, Sido Muncul tak bisa begitu saja mengabaikan pengalaman dan testimoni pasien Covid 19. Langkah yang lebih serius perlu diambil. “Pengalaman dan testimoni dari penderita Covid 19 yang sembuh, tidak bisa kami “abaikan“ begitu saja. Pengalaman mereka yang sembuh dari Covid 19 setelah minum kapsul JSH, banyaknya orang yang terinfeksi dan belum ada obat untuk Covid 19 ini, yang mendorong kami untuk membagikan kapsul JSH kepada beberapa rumah sakit," ungkap Irwan. Atas dasar pengalaman di atas, Sido Muncul menyatakan akan menindaklanjuti penelitian kapsul JSH dengan sejumlah lembaga penelitian.