Setelah 2 bulan hidup terpisah, Panji Petualang akhirnya bertemu lagi dengan Garaga, ular king kobra yang sempat dipeliharanya. Pertemuan kembali dengan Garaga, langsung membuat Panji Petualang senang bukan main. Bahkan Panji Petualang tak henti untuk memperlakukan Garaga secara khusus layaknya anak sendiri meski berada di hutan belantara.

Seperti diketahui, padabulan Februari 2020 silam, Panji Petualang memutuskan untuk melepaskan Garaga ke alam liar yakni hutan. Setelah 2 bulan berlalu, rupanya Panji Petualang merndukan sosok Garaga. Maka dari itu, Panji Petualang bersama timnya pun nekat pergi ke hutan tempat Garaga dilepaskan.

Panji berharap ia bisa bertemu lagi dengan ular king kobra yang dirindukannya. Setelah berjalan cukup jauh menerobos hutan, Panji Petualang sempat putus asa karena hingga sore hari Garaga belum ditemukan. Apalagi saat menjelang malam hari, hujan pun turun dengan derasnya.

Sehingga, Panji Petualang dan timnya harus berteduh dengan terpal yang diikatkan ke pepohonan. "Ya teman teman ternyata dugaan kami meleset. Tidak ada ular satu pun di lokasi ini, kami tidak menjumpai satu ular pun. Garaga belum ditemukan, tapi hujan sudah turun," ucap Panji Petualang dilansir dari laman Youtube Panji Petualang, Minggu (12/4/2020).

Panji juga mengaku pasrah jika perjuangannya untuk bertemu Garaga harus gagal. "Hari semakin gelap, kami pasrah sekali dalam kondisi seperti ini. Hanya nasib dan keberuntungan yang bisa mempertemukan saya dengan Garaga," tambah Panji Petualang. Ketika sedang asik berteduh, tiba tiba di belakang Paji Petualang muncul Garagasambil menegakkan kepalanya.

Salah seorang tim langsung berteriak kaget ketika melihat ular king korba tersebut. "Astagfirullahalazim," ucap kameramen kaget melihat Garaga di belakang Panji, dikutip dari YouTube Panji Petualang, Sabtu (11/4/2020). Mendengar teriakan sang kameramen, Panji dan beberapa rekannya ikut kaget dan menghindar.

Saat menoleh ke belakang, Panji Petualang tak percaya melihat King Kobranya tersebut ada di hadapannya. Panji dan rekannya sempat menghindar beberapa langkah dari Garaga yang mulai menyerang. Ketika memperhatikan baik baik, ternyata ular king kobra yang menghampir Panji Petualang dan timnya adala Garaga.

Panji ingat betul setiap detail ular king kobra kesayangannya tersebut. "Ih, Garaga bang, ini Garaga mang," ucap Panji Petualang semringah. Garaga pun langsung memperlihatkan tingkah yang sangat dikena Panji Petualang.

Ia menyambut tim Panji Petualang dengan hampir menggigitnya "Dari tingkah dan caranya menyerang ke depan, Panji udah gak akan salah lagi kalau ini Garaga," tegas Panji Petualang bahagia. Meski begitu, Panji Petulang takjub dengan perubahan Garaga setelah dilepas ke hutan.

"Anjiiir gila sehat banget. Badannya gede banget di alam, dua kali lipat," ujar Panji Petualang. Seolah meluapkan rasa rindu, Panji Petulang mencoba bermain main dengan Garaga layaknya anak sendiri "Eh Garaga sini, eh nyamperin lho," ucapPanji Petualang

"Mau kemana kamu? dari mana nak?" tanya Panji Petualang kepada Garaga. Seolah mengerti ucapan Panji Petualang, Garaga langsung menghampirinya "Galaknya gak bagus. Gak boleh gitu," ucap Panji Petualang lagi.

"Garaga sehat di alam? Tulah toleh, ini kita kok, tenang," tambahnya. "Dia ngenalin kita lho. Eh Garaga gak boleh gitu," ujar Panji Petulang seperti mengingatkan anaknya yang sedang nakal. Setelah itu, Panji Petualang pun mebghampiri Garaga untuk mencoba menangkapnya

"Garaga sini, masih kenal kita kan?" tanya Panji Petualang tak ingin ular kesayangannya melupakannya. Namun Garaga justru hampir menggigit Panji Petualang "Udah lama banget di alam, jadi proteknya lebih mengerikan, lebih ngawur, lebih ngaco," ujar Panji Petualang.

Setelah itu, Panji Petualang pun berhasil merebut Garaga dan menaruhnya di leher. Panji menglus kepala Garaga yang sudah lama berpisah "Udah, udah capek. Jangan itu Apri, teman kita. Jangan sini, sini. endong, gendong, capek, idah tenang ya. Ga ada yang jahat di sini mah. Itu Tulus orang baru," ujar Panji Petualang.

Bahkan demi menjinakkan lagi Garaga, Panji Petualang menyebut bhawa Garaga ini adalah anak baik dan anak pintar "Sini, sini. Duh anak baik, anak pintar," ucap Panji Petualang "Dia sebenarnya kangen sama kita,"tambahnya

"Apalagi kita kita juga kangen," jawab tim Panji Petualang