Eko Aristianto (26) seorang karyawan showroom mobil Mitsubishi Lautan Berlian di Kelurahan Jua jua Kayuagung, Ogan Komering Ilir ditemukan meninggal dunia. Korban ditemukan di dalam kamar tidurnya yang berada dilantai dua di Showroom mobil tersebut. Eko Aristianto diketahui sebagai warga, Desa Surya Adi, Kecamatan Mesuji, Kabupaten OKI.

Mayat pertama kali ditemukan oleh Kepala cabang Showroom mobil tersebut, Rabu (10/9/2020) sekira pukul 17.00 Wib. Setelah saksi Budi Supriyadi menelpon korban tetapi tidak ada jawaban atau tidak diangkat angkat, sehingga membuat saksi langsung mendatangi lokasi dan menuju kamar tidur yang berada di lantai dua. "Anggota Polsek Kota Kayuagung mendapat informasi dari saksi Budi bahwa karyawannya yakni korban sudah meninggal dunia,"

"Saksi pun langsung menghubungi Polsek, kemudian anggota segera langsung ke TKP untuk mengevakuasi korban," kata Kasat Reskrim, AKP Agus Prihardinika SH didampingi Kapolsek Kota Kayuagung, AKP Tarmizi, Kamis (11/6/2020) sore. Dijelaskannya, anggota langsung memeriksa sekitar lokasi dan membawa korban ke RSUD Kayuagung guna dilakukan visum. Dari hasil pemeriksaan tidak ada tanda tanda kekerasan di tubuh korban.

Hanya saja dari tubuh korban terlihat lebam membiru. "Dengan protokol kesehatan korban langsung dibawa ke RSUD Kayuagung untuk divisum dan memberitahukan kepada pihak keluarga korban. Kalau melihat fisik korban tidak ditemukan tanda kekerasan," ungkap AKP Tarmizi. Dikatakan lebih lanjut, korban ini sudah lumayan lama bekerja di Showroom mobil tersebut dan memang menempati lantai dua untuk tidur.

"Saat itu korban mengunci kamar dari dalam, ketika saksi Budi datang tidak dapat dihubungi korban maka membuka pintu kamar dengan kunci cadangan. Ternyata korban sudah ditemukan meninggal," "Kami juga mendapatkan keterangan dari teman sesama kerjanya, korban ini memang sering mengeluhkan sakit pada dada, kemungkinan korban ini diduga meninggal dunia dikarenakan sakit jantung apalagi dadanya dipenuhi lebam berwarna biru," tegas Kapolsek. Pada malam yang sama usai dilakukan visum, jenazah korban langsung diambil oleh pihak keluarganya untuk dibawa ke rumah duka di Desa Surya Adi.

"Sekitar jam 19.00 Wib dibawa keluarganya. Sedangkan untuk hasil visum dari RSUD Kayuagung masih menunggu beberapa hari kedepan," ujarnya. Sementara saat hendak mengonfirmasi langsung kepihak Showroom, keadaan ruko kosong dan terkunci rapat. "Kalau tadi malem sih pegawai dan managernya ada semua waktu mengevakuasi jenazahnya, tetapi dari pagi hingga sore hari ini ruko keadaan kosong dan tidak ada orang sama sekali,"

"Kemungkinan seluruh pegawai sedang berada dirumah duka untuk ikut memakamkan," ungkap salah satu pemilik rumah makan yang berada tidak jauh dari lokasi Showroom. (Winando Davinchi)