Kasus ikan asin yang menjerat Pablo Benua, Rey Utami dan Galih Ginanjar hingga kini masih bergulir. Namun di tengah proses persidangan, kabar sedih datang dari putra kecil Rey Utami. Saat ibunya dipenjara, anak Rey Utami yang bernama Aaron ini justru harus terbaring di ranjang rumah sakit.

Entah sakit apa yang diderita oleh Aaron, namun ia tampak kesakitan dalam video yang diunggah di Instagram Rey Utami, Kamis 12 Maret 2020. Aaron terlihat memakai kaos warna kuning. Seorang suster memasang selang infus di tangannya.

Hal itulah yang lantas membuat Aaron menangis keras. Seorang wanita berbaju merah lantas mencoba menenangkan dan menggenong Aaron. Dalam caption unggahan, admin Instagram Rey Utami meminta doa untuk kesembuhan Aaron.

"Artinya: “Wahai Allah Tuhan manusia, hilangkanlah rasa sakit ini, sembuhkanlah, Engkaulah Yang Maha Penyembuh, tidak ada kesembuhan yang sejati kecuali kesembuhan yang datang dari Mu. Yaitu kesembuhan yang tidak meninggalkan komplikasi rasa sakit dan penyakit lain”. (HR Bukhari dan Muslim) Yang kuat ya Dedek Aaron InshaAllah mommy daddy selalu doakan Aaron sembuh secepatnya.

Dan kalau boleh mommy meminta lebih baik mommy yang sakit daripada dedek Aaron yang harus menderita. Semoga Allah berikan kesembuhan. Amin Allahuma Amin."

Di postingan selanjutnya, Aaron terlihat sudah berhenti menangis, namun wajahnya masih terlihat sembab. "post by Admin. " Ya Allah, kami tidak mampu menemani anak kami saat ini ya Allah.. kami serahkan anak kami untuk berada dibawah penjagaan Mu Ya Allah ketika anak kami tidak bisa bersama kami ya Allah, mohon kesembuhan untuk anak kami Ya Allah… " Untuk Dede Aaron :

Anak Mommy dan Daddy harus kuat ya Nak, InshaAllah Allah kasih kesembuhan untuk Dedek Aaron, mommy pengen banget bisa ada disana hari ini… InshaAllah Allah akan berikan waktu yang indah buat kita ya Nak..

Miss you somuch Get well soon my baby Love you somuch baby Aaron," tulis admin.

Kondisi Aaron ini rupanya membuat netizen ikut bersedih. "sedih bgt liat anaknya..jauh dri kedua org tua nya.." "Ya allah dedek aeron.. Lekas sembuh ya aeron.. Aeron anak yg kuat kok."

"Sedih liat beginian… Semoga jadi plajaran bagi kita orangtua, agar berpikir ribuan kali kala akan berucap agar tak jadi bomerang. Karna anakpun akan jadi korban…" "ya allah smga d smbuhakn.. d jauhkan dr sgla pnyakit.. tegar kan sabar kan ya allah yg kena virus korona.." Sidang lanjutan yang akan digelar pada Rabu (11/03/2020) ditunda karena Pablo Benua dan Rey Utami sakit.

Kabar tersebut disampaikan kuasa hukum Pablo dan Rey, Rihat Hutabarat dikutip dari kanal YouTube KH Infotainment 'Ini Alasan GALIH GINANJAR, PABLO BENUA Dan REY UTAMI Tidak Hadir Di PN Jaksel' Kamis (12/03/2020). "Ditunda untuk sidangnya (akan dilaksanakan) hari Senin (16/03/2020)," ujar Rihat. Rihat mengatakan kedua kliennya saat ini sedang sakit.

"Adapun alasannya karena Rey dan Pablo sakit. Saya coba hubungi nggak bisa nyambung," lanjutnya. Dirinya mengatakan belum bisa menghubungi Pablo dan Rey Utami dan mendapatkan kabar tersebut dari Galih Ginanjar. "Informasi dari Galih bahwa Pablo dan Rey tidak bisa hadir karena sakit."

Sebelumnya, suami Barbie Kumalasari tersebut sudah ke kejaksaan untuk menghadiri sidang namun kembali lagi karena Pablo dan Rey absen. "Tadi sempet Galih udah mau ke sini, ke kejaksaan. Namun disuruh balik lagi," ujar Rihat. Sebelumnya sidang kasus 'ikan asin' juga pernah ditunda karena waktu itu Galih Ginanjar sakit.

Rihat mengatakan sidang tidak bisa digelar jika salah satu terdakwa tidak hadir. "Seperti yang kemarin waktu Galih sakit, kan ditunda juga. Ini kan satu paket. Para terdakwa ini tidak ada salah satu, sidang ditunda. Kira kira itu alasan yang bisa saya kasih tahu sore ini."

Rencananya pada sidang tersebut beragenda penayangan video vlog 'ikan asin' yang sebelumnya diunggah di kanal YouTube Pablo dan Rey. "Agenda hari ini sesuai yang dijanjikan majelis hakim menonton video YouTube," ujar Rihat. Sehingga agenda tersebut akan diundur di sidang selanjutnya yang digelar Senin (16/03/2020).

"Selanjutnya untuk hari Senin ya itu juga yang kita tunggu," tuturnya.