Badan Obat dan Makanan AS (FDA) melaporkan adanya jamur enoki yang terkontaminasi bakteri Listeria monocytogenes. Lembaga di bawah Pemerintahan Federal Amerika Serikat itu menjelaskan jamur enoki yang terkontaminasi berasal dari perusahaan makanan Sun Hong Foods. Oleh karena itu, Sun Hong Foods telah menarik kembali semua produk jamur enoki yang memiliki berat 200g itu.

Lantas, dari mana Listeria monocytogenes berasal dan gejala yang ditimbulkan? FDA menyebut, Listeria monocytogenes merupakan bakteri patogen penyebab penyakit bernamalisteriosis. Sementara bakteri ini berasal dari ditemukan di lingkungan lembab, tanah, air, vegetasi yang membusuk dan hewan.

Listeria monocytogenes dapat bertahan hidup bahkan tumbuh di bawah pendinginan dan tindakan pengawetan makanan lainnya. Bakteri ini umumnya ditularkan ketika makanan dipanen, diproses, disiapkan, dikemas, diangkut atau disimpan di lingkungan yang terkontaminasi bakteri ini. Lingkungan dapat terkontaminasi oleh bahan baku, air, tanah, dan udara yang masuk.

Hewan peliharaan juga dapat menyebarkan bakteri di lingkungan rumah jika mereka makan makanan yang terkontaminasi Listeria monocytogenes. Setiap gejala akibat paparan bakteri Listeria monocytogenes sangat dipengaruhi oleh berbagai kondisi. Sebut saja faktor keparahan penyakitnya atau seberapa lamanya bakteri tersebut di dalam tubuh.

Gejala ringan dapat berupa demam, nyeri otot, mual, muntah, dan diare, termasuk sakit kepala, leher kaku, kebingungan, kehilangan keseimbangan, dan kejang kejang. Usia dan kondisi imunitas tubuh juga berperan terhadap gejala yang ditimbulkan oleh bakteri ini. Orang yang masih muda dengan imunitas yang baik dan orang yang sudah lanjut usia tentu memiliki gejala yang berbeda.

Orang yang terinfeksi Listeria monocytogenes mungkin mulai melihat gejala dalam beberapa jam atau selama dua hingga tiga hari setelah makan makanan yang terkontaminasi. Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI) melalui Badan Ketahanan Pangan (BKP) di resminya memberikan pemaparan bagaimana cara menghilangkan bakteri Listeria monocytogenes. BKP mengatakan, bakteri ini dapat dihilangkan dengan dipanaskan dengan suhu 70 derajat celcius.

BKP juga menjelaskan bakteri Listeria monocytogenes tahan terhadap suhu dingin. Sehingga mempunyai potensi kontaminasi silang terhadap pangan lain yang siap dikonsumsi dalam penyimpanan. Terakhir BKP memberikan sejumlah imbauan, baik untuk para konsumen dan para pelaku usaha terkait produk jamur enoki.

Masyarakat untuk lebih cermat dan berhati hati dalam membeli produk pangan khususnya pangan segar asal tumbuhan, pilih pangan yang sudah terdaftar (ditandai dengan no pendaftaran PSAT). Menerapkan praktek Sanitasi Higiene di seluruh tempat dan rantai produksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Memisahkan jamur enoki yang diimpor dari Green Co Ltd dan mengembalikan kepada distributor untuk ditangani lebih lanjut. Menerapkan langkah sanitasi untuk mencegah kontaminasi silang dan melakukan pengujian laboratorium jika diperlukan. Lembaga kesehatan masyarakat nasional di Amerika Serikat, Centers for Disease Control and Prevention (CDC) melaporkan ada 36 orang di Amerika Serikat yang terserang Listeria monocytogenes. Ke 36 orang tersebut tersebar dari negara bagian Arizona, California, Florida, Indiana, Kentucky, dan Maryland.

Dari angka di atas, 31 dirawat di rumah sakit dan 4 lainnya dinyatakan meninggal dunia. Data lengkap dapat di lihat di . CDC menduga produk jamur enoki dari Sun Hong Foods yang menjadi sumber wabah Listeria monocytogenes di Amerika Serikat.

Terkait hal ini, CDC juga telah mengeluarkan sejumlah rekomendasi. Seperti mencuci dan membersihkan semua permukaan wadah yang kemungkinan bersentuhan dengan jamur enoki yang di tarik kembali produknya. Terakhir CDC menegaskan pada 9 Juni 2020, wabah Listeria monocytogenes tampaknya sudah berakhir.