– Fajar Gegana, tokoh Banteng Muda Indonesia (BMI) dengan nomor urut 01 akhirnya terpilih sebagai Wakil Bupati Kulon Progo melalui rapat paripurna di Gedung DPRD Kulon Progo. Fajar Gegana mengalahkan saingannya Agus Langgeng Basuki, yang merupakan mantan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Kabupaten Kulon Progo, nomor urut 02. Selama beberapa bulan ini kursi jabatan Wakil Bupati Kulon Progo memang kosong.

Bupati Kulon Progo, Sutedjo, sempat menyatakan harapan sesaat sebelum dilaksanakan pemungutan suara. "Saya berharap, siapapun yang terpilih, semoga bisa bersama sama bekerja untuk membangun Kulon Progo," ungkap Bupati, Sutedjo. Dua calon tersebut, memperebutkan total 40 suara dari segenap anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kulon Progo.

Pada proses pemungutan dan perhitungan suara, calon dengan nomor urut 01 Fajar Gegana ditetapkan sebagai wakil bupati terpilih setelah memperoleh 28 suara. Sementara, Agus Langgeng Basuki (02), meraih 12 suara, dari total 40 suara. Sempat terjadi kejar kejaran perolehan suara ketika memasuki setengah perhitungan surat suara.

Saat itu, Agus Langgeng Basuki (02), unggul dengan 12 suara, sementara Fajar Gegana (01) memperoleh 8 suara. Selanjutnya, suara Fajar terus bertambah hingga akhir perhitungan dan suara bagi pesaingnya tetap 12. Ditemui sesaat setelah ditetapkan sebagai wakil bupati terpilih, Fajar Gegana, mengungkapkan terima kasihnya atas kepercayaan segenap anggota dewan yang mempercayakan dirinya untuk menduduki kursi Wakil Bupati Kulon Progo, sisa jabatan 2017 2022.

Ia juga menyatakan, sembari menunggu waktu pelantikan yang akan ditentukan selanjutnya, dia akan langsung memulai koordinasi dengan pihak pihak lain, untuk membangun komunikasi terkait penanganan Covid 19. Menurut Fajar, terkait penanganan Covid 19, tidak bisa menunggu lama lama. "Khusus untuk Covid 19, ini, kan soal kemanusiaan, sebelum mencalonkan (wakil bupati), sudah ada beberapa gerakan sosial yang kami lakukan bersama teman teman, nanti paling tinggal ditingkatkan lagi, sambil menunggu pelantikan. Tapi tetap, akan mulai menjalin koordinasi yang lain (yang berkaitan dengan penanganan Covid 19)," ujar Fajar.

Bagi Fajar, belum ada agenda khusus yang menjadi prioritasnya sebagai wakil bupati terpilih. "Kalau program, tentu kami akan menyesuaikan dengan program kerja pemerintah yang sedang berjalan. Nantinya dengan adanya kehadiran saya di sana, semoga dapat membantu banyak," tambah Fajar. Tentang pelantikan yang nantinya akan dilakukan setelah mendapatkan surat keputusan dari Kementerian Dalam Negeri, Fajar mengaku, sudah akan mulai melakukan hal hal yang lebih mengerucut dapat menyentuh ke masyarakat Kulon Progo secara meluas.

Terkait pelantikan, disampaikan oleh, Istana, Ketua Panitia Pemilihan Wakil Bupati, yang juga ketua fraksi PDIP di DPRD Kulon Progo, masih menunggu proses pemberkasan untuk langsung dikirimkan kepada Kementerian Dalam Negeri. Hal tersebut, menurut Istana, karena teknis pemberkasan dan waktu. "Kemarin, kita selesai kan sudah menjelang sore. Jadi semua sudah selesai. Senin pagi, sudah bisa kirim," pungkas Istana.