Berikut contoh naskahkhutbah Idul Fitri di rumah, dilengkapi panduan pelaksanaannya. Dalam situasi pandemi Covid 19 yang masih merebak, masyarakat diimbau untuk mengerjakanshalat Idul Fitri di rumah masing masing. Salat Idul Fitri di rumah bisa dilakukan secara sendiri maupun berjamaahbersama keluarga.

Apabila dilakukan secarasendiri tanpa kutbah, namun apabila dilakukan secara berjamaah maka disunahkan dengan kutbah. Kutbah yang dilaksanakan untuk salat Idul Fitriada dua Membaca takbir 9x.

Membaca tahmid: Alhamdulillah. Membaca shalawat: Allahumma shalli ala sayyidina Muhammad wa ala ali sayyidina Muhammad . Ajakan bertaqwa kepada Allah SWT (ittaqullah).

Membaca ayat Al Quran semampunya. Membaca takbir 7x. Membaca tahmid: Alhamdulillah.

Membaca shalawat Allahumma shalli ala sayyidina Muhammad wa ala ali sayyidina Muhammad . Ajakan bertaqwa kepada Allah SWT (ittaqullah). Membaca ayat Al Quran semampunya

Membaca doa untuk umat islam (sebisanya). Istri dan putra putriku tercinta Syukur alhamdulillah pada pagi hari ini kita telah selesai melaksanakan ibadah puasa, shalat tarawih, menunaikan zakat dan dirangkai dengan jamaah shalat Idul Fitri bersama sama.

Doa kita semua, mudah mudahan ibadah kita mampu menghantarkan kita meraih kebahagiaan duniawi dan ukhrawi. Aamiin Ya Rabbal ‘aalamiin. Setelah kita melaksanakan ibadah di rumah, mari kita sinari rumah kita dengan shalat, qiroatul Qur’an dan shalawat serta menjauhkan diri dari godaan syaitan. Sabda Rasulullah SAW :

“Janganlah Engkau jadikan rumah rumahmu sebagai kuburan karena sesungguhnya Syaitan akan lari dari rumah rumah yang di dalamnya dibacakan Surat Al Baqarah”. Di tengah tengah suasana Covid 19 ini, mari kita laksanakan himbauan pemerintah untuk menjaga kesehatan dengan membudayakan hidup bersih dan sehat serta makanan yang bergizi, memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan tetap beribadah, belajar dan bekerja di rumah. Allahu Akbar Allahu Akbar Allahu Akbar Walillahil hamd

Ada sebuah peristiwa menarik 14 abad yang lalu, bahwa Rasulullah SAW membaca Aamiin 3x, sementara itu sahabat yang lain tidak mendengarkan sepatah kata apapun. Akhirnya shahabat bertanya: “Mengapa Engkau membaca Aamiin 3x ya Rasullalah?” Beliau menjawab:

“Ketahuilah bahwa tadi Malaikat Jibril berdo’a: “Ya Allah, janganlah Engkau terima ibadah seorang anak yang tidak berbakti kepada orangtua. Ya Allah, janganlah Engkau terima ibadah orangtua yang tidak punya rasa kasih sayang dan perhatian kepada putraputrinya. Ya Allah, janganlah Engkau terima ibadah seorang istri yang tidak berbakti kepada suami dan keluarganya. Maka akupun meng aamiin kan do’anya sebanyak 3x”. Selanjutnya konsep untuk meraih kebahagiaan sebagaimana Hadits Nabi Muhammad SAW, yakni apabila Allah SWT menghendaki keluarga yang bahagia duniawi dan ukhrawi, maka hendaknya memahami dan mendalami agama dengan baik, saling menghormati antara anak dan orangtua, mencari rizki dengan baik (ada waktu bekerja, ada waktu belajar), sederhana dalam kehidupan, mawas diri dan introspeksi akan kekurangan dan kelemahan kita. Akhirnya marilah kita berdo’a kehadirat Allah SWT : Diberikan kebahagiaan duniawi dan ukhrawi:

Robbanaa aatinaa fiddun ya hasanah wa fil akhiroti hasanah waqinaa ‘adzaaban naar Dipertemukan kembali di akhirat kelak dalam satu keluarga sebagimana janji Allah SWT dalam surat Az Zumar ayat 23: Wasiiqol ladziinat taqou robbahum ilal jannati zumaroo. Al ayat.

Artinya : “Allah akan mengumpulkan orang orang yang bertakwa ke dalam Surga bersama sama”. Kita semua dan masyarakat Indonesia dijauhkan oleh Allah SWT. dari musibah Covid 19. Aamiin Ya Rabbal ’aalamiin. A’uudzu billaahi minasy syaithoonir rojiim. Bismillaahir rohmaanir rohiim Wal’ashri innal insaana lafii khusrin. illalladziina aamanuu wa ‘amilush shoolihaati watawaa shoubil haqqi watawaa shoubish shobri. Wa qur robbighfir warham wa anta khoirur roohimiin.

Khatib duduk di antara khutbah dan berdo’a secara singkat secara pelan. Setelah selesai, sambil membaca shalawat lalu berjabat tangan dan saling meminta maaf istri kepada suami dan anak kepada ayah ibu.