Liga 1 bukan hanya akan memperebutkan gelar untuk menjadi juara, namun setiap tim pasti ingin memiliki penyerang tajam di depan gawang. Beberapa tim mempertahankan penyerang yang tampil apik musim lalu seperti Marko Simic yang tetap berseragam Persija Jakarta dan David da Silva yang masih bertahan di Persebaya Surabaya. Namun, perpindahan juga terjadi, seperti Alex Goncalves yang tampil apik di Persela Lamongan musim lalu kini berseragam Persikabo Bogor.

Atau dengan sejumlah tim mendatangkan pemain depan yang baru merumput di Indonesia, semisal Arema FC dengan Elias Alderte. Lalu siapa sajakah yang berpeluang menjadi top skor Liga 1 musim depan? Simic membuktikan dirinya adalah penyerang tajam bagi Persija Jakarta dalam dua musim terakhir.

Ketajamannya membuat penyerang asal Kroasia ini disodori kontrak jangka panjang. Musim lalu, Simic mengemas 28 gol dari 32 penampilan di Liga 1, memperbaiki catatannya dimana pada 2017 mantan pemain Malaka FC ini mengemas 17 gol dari 28 penampilan. Kini dengan adanya pemain seperti Marc Klok atau Evan Dimas yang akan sangat memanjakan Simic musim depan.

Dan bukan tidak mungkin Simic mempertahankan gelar top skor Liga 1 musim depan. Persebaya Surabaya dan David da Silva tidak terpisahkan, dengan sang pemain sudah membela Bajol Ijo dalam dua periode. Sempat berseragam Pohang Steelers di awal musim lalu, tengah musim kemudian Bajol Ijo mendatangkan David da Silva untuk menggantikan Amido Balde yang gagal bersinar.

Pada 2018, David da Silva yang bergabung di tengah musim mengemas 20 gol dari 23 penampilan. Sedangkan musim lalu, 17 penampilan dikemas pemain asal Brasil ini, dan mencetak 14 gol. Musim ini, David da Silva tentu akan sangat berpluang menjadi top skor Liga 1 dengan taktik Aji Santoso akan bermain sangat menyerang musim ini.

Ditambah kehadiran Makan Konate ataupun Mahmoud Eid akan sangat memanjakan David da Silva untuk mengemas banyak gol musimd depan. Diragukan pada awal musim di Persela Lamongam, Alex mengubah pandangan tersebut di akhir musim. Mencatatkan debut yang tidak ideal dengan mendapatkan kartu merah di laga menghadapi Madura United, ia menjadi top skor Joko Tingkir musim ini.

17 gol menjadi catatannya dan menduduki peringkat kedua top skor Liga 1 musim lalu. Dengan bergabung dengan Persikabo Bogor, Alex sangat berpeluang menjadi top skor Liga 1, apalagi dengan adanya Ciro Alves akan sangat menambah ketajaman Alex di depan gawang lawan. Jangan pernah meremehkan Sylvano Comvalius, memang sempat tampil mengecewakan bersama Arema,bukan berarti penyerang asal Belanda ini kehilangan tajinya.

Bersama Persipura Jayapura, bisa jadi akan menjadi momentum untuk Sylvano mengembalikan ketajamannya. Bukan tanpa alasan top skor Liga 1 2017 ini berpeluang menjadi top skor, Mutiara Hitam adalah tim yang dikenal memiliki penyerang tajam, dan tentu saja, akan sangat menguntungkan bagi Sylvano Comvalius. Age is nothing but a numbers , adalah kalimat tepat menggambarkan striker naturalisasi ini.

Usia yang menginjak 40 tahun, pemain Madura United ini masih sangat tajam di depan gawang. Musim lalu, bermain sebanyak 27 laga di Liga 1, ia mencetak 18 gol dan 5 asis, bahkan masih menjadi pilihan utama di Timnas Indonesia menggeser Spasojevic. Musim ini, ia masih berpeluang menjadi top skor Liga 1, ditambah dengan adanya pemain tambahan baru di Madura United, maka bukan tidak mungkin ia menambah pundi pundi golnya musim depan.

Selain kelima nama di atas, masih ada beberapa pemain yang bisa unjuk gigi dan menjadi top skor, mulai dari Elias Alderete, Jonatahan Bauman (Arema FC), Bruno Silva (PSIS Semarang), Boaz Salossa (Persipura Jayapura), Ilja Spasojevic, Lerby Eliandry (Bali United), Giancarlo Rodrigues, Ferdinand Sinaga (PSM Makassar), Ezechiel N'Douassel (Bhayangkara FC).