Gadis cantik bernama Devita Wati (22) yang pintar mengoperasikan ekskavator pernah diminta oleh orangtuannya untuk masuk perkuliahan. Namun warga Desa Siderejo, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten itu menolak permintaan tersebut dan memilih membantu orangtua menghidupi ketiga adiknya. Devita memilih operasikan ekskavator dan kemudikan truk di sebuah depot pasir di Jalan Deles Kemalang, Dukuh Krancah, Desa Bumiharjo, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten.

Lebih lanjut, dia mengaku lebih menyukai tantangan seperti mengeoperator ekskavator dan truk pasir. "Selain lebih menyukai tantangan, saya juga ingin membantu keuangan keluarga dan bisa menghidupi ketiga adik saya," kata dia. Devita mengaku bisa menikmati pekerjaannya hampir 2 tahun menjadi seorang operator ekskavator.

Selain mengoperasikan operator ekskavator, kadang dirinya menjadi sopir truk pasir. "Dulu setelah lulus sekolah nganggur setahun lalu paman saya beli alat berat dan saya bantu bantu, ya hampir 2 tahunan saya bekerja di sini," jawab Devita. Lebih lanjut, Devita menceritakan keinginannya membantu pamannya di depo pasir tersebut itu ternyata didukung keluarga.

Awalnya dia di tempatkan di bagian adminitrasi, namun akhirnya dia ditempatkan ke bagian operator ekskavator. Devita semakin bersemangat dan tertantang dan ibunya pun memberikan dukungan. "Ibu malah nyuruh saya latihan kemudikan alat berat, saya belajar tidak ada sekolah khusus tapi belajar dari teman operator lain," kata Devita. (*)